Home Networking Cara Konfigurasi IP Statis di Network Interface OS Debian (CLI)

Cara Konfigurasi IP Statis di Network Interface OS Debian (CLI)

0

Mengapa konfigurasi ip statis itu diperlukan pada os debian? Karena ip address yang di konfigurasi secara static tidak akan pernah berubah tanpa campur tangan dari admin atau user.

Pengaturan pengalamatan menggunakan ip statis pada komputer dengan os debian akan sangat memudahkan terutama bagi komputer server yang akan banyak diakses dari perakat lain.

Lalu ..

Bagaimana cara melakukan setting ip statis melalui command line interface OS Debian?

Berikut adalah langkah-langkah konfigurasi IP statis pada interface network OS debian melalui cli

  1. Masuk ke menu network interface

Mengapa harus masuk ke network interface ? karena untuk menyimpan konfigurasi ip static pada suatu komputer,selain itu network interface juga menyimpan informasi tentang routing.

Untuk masuk ke menu network interface adalah dengan cara nano /etc/network/interfaces dari terminal debian.

Maka kemudian akan masuk ke tampilan menu network interface, seperti screenshot dibawah ini.

Setting IP statis debian

Mengapa menu network interfacenya tampilnya seperti itu?

Kata auto yang mendahului nama suatu interface menandakan bahwa interface tersebut akan dinyalakan secara otomatis pada saat restart. Interface lo tidak memiliki konfigurasi IP karena lo digunakan sebagai loopback sehingga memiliki IP yang pasti yakni 127.0.0.1, yaitu alamat IP ini digunakan oleh komputer untuk berkomunikasi dengan dirinya sendiri.

Pada interface eth0 ganti allow-hotplug menjadi auto agar konfigurasi yang telah kita setting mulai secara otomatis setelah computer direstart, caranya adalah seperti screenshot dibawah ini.

2. Ubah pengaturan network interface menjadi static

Mengapa pengaturan network interface diudah menjadi static ? karena, computer tersebut akan dikonfigurasi ip statis bukan dhcp.

Cara mengubah pengaturan network interface adalah dengan mengganti script dhcp menjadi static. Untuk lebih jelasnya perhatikan screenshot dibawah ini.

  1. Cara melakukan konfigurasi IP static

Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat konfigurasi ip static, yaitu :

  1. Address : menentukan ip address yang akan digunakan oleh komputer.
  2. Network : menentukan network address komputer.
  3. Netmask : menentukan subnet mask dari network address computer.
  4. Broadcast : menentukan alamat broadcast yang digunakan komputer untuk memperkenalkan diri pada jaringan lain.
  5. Gateway : menentukan default gateway yang digunakan ketika komputer tersebut mengirimkan paket data ke luar jaringan.
  6. Dns-nameservers : menentukan DNS server yang akan digunakan oleh komputer.

Cara konfigurasi ip static adalah dengan menambahkan script address, network, netmask, broadcast, dan gateway dibawah script iface eth0 inet static, untuk lebih jelasnya perhatikan screenshot dibawah ini.

Maka hasilnya seperti screenshot dibawah ini.

 

Setelah selesai, simpan dengan perintah Ctrl+X kemudian tekan Y lalu enter.

  1. Restart network interface

Mengapa network interface direstart ? karena untuk mengaktifkan konfigurasi ip static yang telah di setting.

Cara merestart network interface adalah dengan perintah service networking restart. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here